Rabu, 19 Maret 2014

Sebagai tujuan wisata, Pulau Tunda tak banyak dikenal orang

Sebagai tujuan wisata, Pulau Tunda tak banyak dikenal orang sampai ketika pada bulan January 2007, beberapa media menyorotnya walau bukan karena potensi wisatanya. Sedikitnya informasi yang tersedia membuatnya kadang luput dari peta perjalanan wisata di sekitar pulau Jawa. Padahal, beberapa blog pribadi memberikan rekomendasi positif kepada Pulau Tunda sebagai destinasi wisata laut.
Karena jasa baik Ridwan yang sering mengorganisir dive trip ke pulau ini saya dan beberapa teman akhirnya berkesempatan untuk membuktikan rekomendasi tersebut.

Pulau berpenghuni 1,037 jiwa ini dapat dicapai dalam 3jam perjalanan dengan kapal motor dari pelabuhan Karangantu, Cilegon. Hampir seluruh sisi pulau berbentuk lonjong ini memiliki spot yang menarik untuk dijelajah, menjadikannya tempat yang ideal untuk menghabiskan akhir pekan dengan bersnorkeling atau menyelam pulau tidung murah.

Hard coral warna-warni banyak ditemukan di dasar perairannya dengan ikan hias berbagai jenis yang masih setia menjadikannya sebagai rumah. Kami bahkan sempat melihat ikan buntal sepanjang hampir 1 meter berenang pelan sambil mengerling ke arah kami.
Dibandingkan beberapa pulau terdekat di kawasan kepulauan Seribu, Pulau Tunda masih lebih perawan. Hanya saja, fasilitas di pulau ini banyak yang perlu dikembangkan apalagi jika ingin dijadikan tujuan wisata komersil.
Tunda, adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Laut Jawa, yakni di sebelah utara Teluk Banten. Secara administratif, pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Serang, Banten. Luas Pulau Tunda adalah sekitar 300 hektare. Pada Tahun 2007, jumlah penduduk Pulau Tunda mencapai 3000 orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar